Ucapmu benar kala itu
Aku harus di sini
Aku diam, duduk dan berdiri
Kau gerak, jalan dan lari
Sungguh aku tak melihatmu
Ataukah pandanganku yang rabun?
Saat kudaki, kucari, kucium jejak kaki
Aku terpatri nyaris mati
Sulit kutemui sampai mana kau berlari
Sepanjang hari
Tak satu pun meyakini hati
Ataukah namamu t’lah abadi?
Tweet |
No Response to ""
Posting Komentar